Visa Kerja Di Australia

Banyak yang bertanya ke saya bagaimana sih caranya kerja di Australia? Apa yang diperlukan untuk bisa bekerja di Australia. Jawabannya hanya satu, yaitu visa. Namun untuk mendapatkan visa ada berbagai syarat yang harus dipenuhi, tergantung jenis visa yang kita apply.

Mengapa kita harus mencari visa kerja dulu? Karena tanpa visa kerja kita tidak bisa memiliki izin untuk bekerja. Visa turis tidak bisa digunakan untuk bekerja. Visa yang memperbolehkan kita bekerja adalah visa Independent Skill atau PR  (subclass 189), visa Temporary Skill Shortage (subclass 482), visa Temporary Graduate (subsclass 485), visa working holiday (subclass 462) dan visa pelajar (subclass 500). Masing-masing visa tersebut memiliki keterbatasan dan jangka waktu yang berbeda-beda.

Kita bahas mulai dari yang paling terbatas, yaitu visa working holiday 462. Visa ini hanya berlaku 1 tahun, dengan persyaratan maksimal 6 bulan di satu tempat kerja. Artinya, kita harus pindah ke tempat kerja lain setelah bekerja selama 6 bulan. Namun bila kita bekerja di area dan bidang tertentu, kita bisa memenuhi syarat untuk mendapatkan visa WHV utk kedua kali dan ketiga kali. Saya tidak akan membahas detailnya disini. Visa ini memperbolehkan kita untuk bekerja tanpa batasan jam per minggu nya.

Visa pelajar atau student visa adalah visa untuk bersekolah di Australia. Namun visa ini memperbolehkan kita untuk bekerja dengan batasan waktu dengan total 40 jam dalam 2 minggu. Biasanya pelajar bekerja selama 20 jam per minggu disamping kegiatan belajar di kampus atau universitas.

Visa Temporary Graduate adalah visa yang diperoleh setelah selesai berkuliah minimal S1. Lamanya visa ini adalah selama dua tahun. Tidak ada batasan waktu per minggu nya.

Visa TSS atau Temporary Skill Shortage Visa biasa dikenal dengan sebutan sponsorship. Visa ini diberikan oleh suatu perusahaan untuk kita. Maka, biasa visa ini dipakai oleh para pekerja professional. Visa ini berlaku selama 2-4 tahun, tergantung berapa lama perusahaan kita meng-apply-nya untuk kita. Jika kita ingin masuk ke Australia langsung dengan visa ini, maka kita harus mencari pekerjaan yang menawarkan sponsorship ini. Namun, tidak banyak perusahaan yang mau menawarkannya. Bayangkan saja, apabila skill yang sama sudah dimiliki oleh seseorang yang sudah terlebih dulu ada di Australia (sudah punya visa), untuk apa mereka meng-import seseorang dari luar Australia? Sehingga, visa ini termasuk yang paling sulit, karena kita sudah harus memiliki skill tertentu yang diperlukan oleh perusahaan di Australia.

Visa Independent Skill adalah visa yang juga adalah PR (Permanent Resident). Visa ini adalah yang paling sulit karena kualifikasi kita yang dipertaruhkan. Australia memprioritaskan atau mencari orang-orang yang muda (dibawah usia 32 tahun), memiliki skill atau pengalaman kerja dibidang tertentu, memiliki background pendidikan yang sesuai dengan bidang pekerjaannya dan memiliki bahasa Inggris yang sangat baik. Semua kualifikasi dihitung dalam bentuk poin, semakin banyak poin yang didapat, semakin besar kemungkinan untuk dipanggil. Jika kita meng-apply untuk visa ini, ingat kita juga bersaing dengan orang-orang dari seluruh dunia, khususnya India dan China. Saya akan membahas soal poin visa Independent Skill ini di artikel lain.

Setelah mendapatkan visa, kita bisa masuk ke Australia dan mencari pekerjaan sesuai bidang kita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *