Visa Working Holiday (WHV)

WHV atau Visa working holiday (subclass 462) adalah jenis visa yang paling mudah didapatkan untuk bekerja di Australia. Tidak perlu banyak qualification atau prestasi. Hanya saja ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

  • Berusia antara 18 dan 30 tahun.
  • Sedang berkuliah minimal semester 4 atau sudah lulus kuliah.
  • Memiliki IELTS dengan rata-rata 5.
  • Memiliki tabungan sebesar $5,000 AUD.
  • Berhasil mendapatkan SPRI dari jendral imigrasi Indonesia.

Simple, kan?

Namun, yang menjadi masalah adalah, karena visa ini begitu mudah persyaratannya, banyak anak muda Indonesia berbondong-bondong ingin pergi ke Australia lewat jalur ini. Padahal, kuota pertahun (setidaknya tahun 2016-2020) hanyalah sebanyak 1.000 kuota per tahun.

 

Apa itu SPRI? Bagaimana mendapatkan SPRI?

Seperti namanya, SPRI atau Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia adalah surat rekomendasi dari Jendral Imigrasi Indonesia. Mendapatkan SPRI adalah langkah pertama untuk mendapatkan Visa Working Holiday bagi anak muda Indonesia. SPRI bisa di-apply di website ini. Antrian untuk mendapatkan WHV basically hanya disini. Tanpa surat ini, kita belum bisa mengajukan visa di kedutaan Australia di Indonesia.

 

Apa yang bisa dilakukan dengan WHV?

Pemilik working holiday visa bisa bekerja dibidang apa saja di Australia selama satu tahun. Yes, bisa bekerja dibidang apa saja, tidak hanya pekerjaan ‘kasar’ seperti mencuci piring atau bersih-bersih. (Saya akan menjelaskan soal ini di artikel lain). Keterbatasan visa ini adalah bahwa seseorang hanya bisa bekerja di satu tempat paling lama selama enam bulan. So, dalam 1 tahun WHV ini, kalau ingin dipakai full, kita bisa bekerja minimal di 2 tempat. Kalau mau bekerja lebih dari 2 tempat ya boleh saja. Pemilik WHV juga bisa bersekolah kok, paling lama 4 bulan dalam periode satu tahun tersebut.

 

Gaji?

Gaji yang tinggi di Australia menjadi alasan utama bagi para pekerja Indonesia untuk datang ke Australia. Di Australia, gaji dihitung per jam atau per tahun. Bila dikonversi dengan mata uang dolar Australia, tentu menjadi sangat banyak. Namun ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, misalnya pajak dan biaya hidup di Australia. Saya akan bahas soal motivasi uang ini di artikel ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *